Sekapur Sirih

Tabik Pun...
BPMPD - Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Lampung

Selengkapnya

LUAR BIASA,,NILAI SWADAYA MASYARAKAT WAY PRING DALAM PELAKSANAAN PROGRAM GERBANG DESA SABURAI TAHUN 2017 TIDAK KURANG DARI 60 JUTA
A A A
PUGUNG  Kemiskinan    merupakan    masalah    yang    sudah    terlalu    kompleks    di Indonesia.    Fenomena    ini terjadi salah satunya karena masyarakat    Indonesia terlalu berpangku tangan untuk bisa mendapatkan    bantuan.      Masyarakat terlalu pasif dalam kondisi ini, partisipasi dan inisiatif masyarakat dalam kondisi memperbaiki    kualitas  kehidupannya    ini    masih    sangat    kurang.    Ungkapan ini    tidak sepenuhnya benar, karena faktanya    masih ada  masyarakat    yang mau dan mampu berswadaya dalam jumlah besar.
 
Masyarakat Pekon Way Pring Kecamatan Pugung    Kabupaten Tanggamus salah satu buktinya, melalui program gerbang desa saburai mareka mau dan mampu berswadaya dalam jumlah besar.    Kondisi besarnya swadaya masyarakat Way Pring mengandung    pelajaran bahwa swadaya masyarakat    akan selalu mareka berikan bila kekerabatan diantara masyarakat baik dan    pembangunan dimaksud adalah benar-benar kebutuhan mareka bukan sekedar keinginan.
 
Bapak Ecep Hasanudin, SP Fasilitator Desa Gerbang Desa Saburai Pekon    Way Pring Kecamatan Pugung mengatakan, pembangunan jembatan di Pekon Way Pring    dengan sumberdana dari program Gerbang Desa Saburai tahun 2017 menggunakan gelagar baja lantai besi ukuran 2,5 X 10 M dengan lantai besi 4 x 20 M    yang saat ini tahap penyelesaian abudemen.
 
Bapak Ecep Hasanuddin menambahkan, untuk membangun jembatan ini masyarakat setempat sudah berkali-kali melakukan swadaya atau gotong royong diantara melakukan penimbunan, mengumpulkan matrial pasir, dan mengumpulkan matrial batu.    Besarnya swadaya ini    karena masih kuatnya kekerabatan dan masyarakat sadar bahwa jembatan ini adalah kebutuhan mareka. Kata Ecep 
 
Berdasarkan kalkukasi sementara  maka jembatan ini akan menghabiskan dana tidak kurang dari Rp 300 Juta, ini artinya nilai swadaya masyarakat yang telah dan akan terserap untuk pembangunan jembatan ini tidak kurang dari Rp 60 Juta, mengingat dana yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung melalui Program Gerbang Desa Saburai hanya Rp 240 Juta.
 
Seperti diketahui bahwa sebelumnya disampaikan juga oleh Forumdesa.com, bahwa untuk memecah batu menjadi split dalam pembangunan jembatan ini dilakukan oleh seorang perempuan bernama Rodiah.
 
Sumber: Forum Desa

Berita Terkait

0 Komentar Berita

 

Isi Komentar Anda

Nama :
E-mail:
Isi Komentar: